formasi akan dibuka pada penerimaan CPNS

Pemerintah akhirnya mengungkap gambaran formasi yang akan dibuka pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Pemerintah rencananya akan membuat lebih dari 100 ribu formasi.

Hal ini terungkap saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (11/7/2019).


Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengungkapkan kebutuhan pegawai karena banyaknya pegawai yang pensiun.

“Ada sekitar 220 ribu pegawai yang pensiun,” kata Asman.

Karena banyaknya pegawai yang pensiun, pemerintah membuka penerimaan CPNS setelah sempat melakukan moratorium.

Menurut Asman, jumlah pegawai yang akan direkrut tak melebihi jumlah pegawai yang pensiun.

Melalui laman twitter resmi BKNgoid, BKN mengungkapkan akan ada rekrutmen tenaga pendidik secara besar-besaran oleh pemerintah.

“Ada sekitar 100.000 formasi bagi tenaga pendidik pada penerimaan CPNS 2018, formasi bagi CPNS pusat dan daerah dan pelaksanaan seluruhnya akan dilakukan oleh BKN secara terintegrasi, portal pendaftaran nasional dan seleksi by CAT BKN,” tulis akun BKNgoid.

Dalam sambutannya, Asman Abnur memberikan bocoran formasi yang disiapkan untuk penerimaan CPNS 2018 ini.

Melalui akun Twitternya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku koordinator penerimaan CPNS 2018 mengumumkan formasi PNS yang paling dibutuhkan tahun ini, yaitu di bidang kesehatan dan dan pendidikan.

Selain itu, ada beberapa formasi lainnya lagi dan kabar gembira juga bagi para diaspora, pemegang predikat lulusan cumlaude, putra atau putri Papua dan penyandang disabilitas karena ada formasi khusus untuk mereka.

“#SobatBKN Menteri PANRB, Asman Abnur sebagai Key Note Speaker dalam #Rakornaspeg2018 menyampaikan bahwa ASN harus menjadi perencana tidak lagi sebagai petugas administrasi. Beliau juga memastikan seleksi penerimaan CPNS bersih dan transparan”.

“Kemudian #SobatBKN, Menteri PANRB menyampaikan prioritas penerimaan CPNS adalah yaitu bidang Kesehatan dan Pendidikan. Selain itu ada beberapa formasi khusus Diaspora, Cumlaude, Putera/Puteri Papua, dan Disabilitas,” tulis pengelola akun Twitter BKN, Rabu (11/7/2018) siang).

Formasi ini seperti yang pernah diungkapkan Asman beberapa waktu lalu, prioritas formasi CPNS 2018 adalah untuk tenaga kesehatan dan pendidikan.

Dilansir tribunnews.com, Asman Abnur menjelaskan, untuk dua sektor tersebut memang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak.

“Yang prioritas guru ya tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan,” ujar Asman saat ditemui di Istora Senayan, Selasa (27/3/2018).

Karena jumlahnya yang cukup banyak, rencananya penerimaan guru dan tenaga kesehatan akan dilakukan secara terpisah.

Mengenai rencana tersebut, Asman mengaku tengah melakukan pembahasan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Kesehatan.

“Ada kemungkinan guru dan tenaga kesehatan akan ada formasi sendiri,” ucap Asman.

Penyeleksian CPNS rencananya akan digelar usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Namun hingga hari ini pengumuman CPNS.

Penerimaan CPNS Juli 2018, Bagi Yang Berminat Berikut Persyaratan Lengkapnya!

Bagi yang berminat untuk menjadi PNS, persiapkan diri anda sebaik mungkin.

Tahun 2018 ini, pemerintah membuka penerimaan CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil berjumlah cukup besar, penerimaannya dibuka sekitar Bulan Juli 2018.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pembukaan penerimaan CPNS bisa berlangsung pada Juli 2018 jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sudah menyelesaikan formasi penerimaan CPNS.

“Mudah-mudahan saja (dibuka Juli) jika Pak Menteri PANRB sudah oke, formasi sudah ada, daerah dan kementerian atau lembaga dapat berapa formasinya,” ujar Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan saat dikonfirmasi Liputan6.com di Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Baca: Timnas U-19 Hadapi Malaysia di Semifinal Piala AFF U-19

Nah, bagi Anda yang ingin mencoba kesempatan untuk menjadi CPNS tahun ini, ada baiknya menyiapkan syarat-syarat umumnya terlebih dahulu.

Data dari akun resmi twitter BKN, pelamar harus menyiapkan scan atau foto ijazah, transkrip nilai, foto, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan nilai TOEFL jika ada.

“Mimin sampaikan hal2 generik saja. Siapkan pula dok CV, nanti tinggal dicopas ke web SSCN,” tulis akun tersebut.

Selain itu, Anda juga jangan buru-buru mendaftar. Pelamar harus dengan seksama membaca persyaratan untuk jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan.

“Sambil menunggu pengumuman penerimaan #CPNS2018 resmi dr @kempanrb, pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil,” tulis admin BKN.

Terkait jumlah, sebelumnya pada Kamis (14/6/2018), Ridwan menyatakan hal tersebut juga masih dalam tahap perhitungan. Namun diperkirakan berkisar pada angka 200 ribu formasi.?

?”(Jumlah) Belum, tapi Pak Menpan beberapa kali bilang antara 200 ribu-250 ribu CPNS,” ungkap dia.

Posisi Prioritas

Sementara mengutip laman Kementerian PANRB, Menteri PANRB Asman Abnur mengatakan, lowongan terbesar formasi CPNS tahun 2018 akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis. Langkah ini guna mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

“Kita memerlukan spesialisasi keahlian, sehingga perencanaan dan usulan ASN baru harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional/daerah, dan sasaran nawacita, sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” ujarnya.

Saat ini jumlah PNS adalah 4,3 juta lebih, dengan proporsi terbesar selain guru adalah tenaga pelaksana/administrasi, sebesar 1,6 juta atau sekitar 38 persen.

Untuk mendukung terciptanya birokrasi berkelas dunia tahun 2024, pemerintah menyelenggarakan program strategis yang dimulai dari perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, hingga reformasi kesejahteraan. (tribunpontianak/bangkapos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *