Kabupaten Temanggung Kekurangan Guru

Kabupaten Temanggung Kekurangan Guru
kabupaten temanggung kekurangan 1909 guru

Info Pendafataran CPNS  -Kabupaten Temanggung Kekurangan 1.909 Guru,  Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah kekurangan 1.909 guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, kata Kepala Badan Kepegawian Daerah Pemkab Temanggung Djafar.

“Paling banyak kekurangan guru SD, karena rata-rata setiap SD hanya memilki empat guru PNS,” katanya di Temanggung, Sabtu (18/6/2016).

Ia menuturkan idealnya setiap SD memiliki enam guru PNS plus kepala sekolah.

Menurut dia, kekurangan guru tersebut tertolong oleh tenaga wiyata bakti yang mendapat honor dari pemerintah daerah.

Menyinggung perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS), dia mengatakan hingga sekarang belum ada formasi untuk CPNS.

“Berdasarkan informasi terakhir yang kami terima dari Kemenpan lewat Deputi SDM bahwa sampai saat ini belum ada kejelasan tentang formasi CPNS,” katanya.

Ia menuturkan memang sebelumnya ada rencana perekrutan, bahkan pihaknya pernah mengikuti rapat penyusunan soal untuk tes kemampuan bidang dibuat oleh pusat atau daerah.

“Memang sudah sampai pembutan soal tahun lalu. Rencananya Maret 2016 ada perekrutan untuk formasi CPNS, tetapi terus tenggelam,” katanya.

BACA JUGA:

Dapatkan info penerimaan CPNS 2016 & kisi – kisi soal CPNS terlenghap beserta jawaban dan pembahasan setiap jawaban dan juga tryout CAT CPNS silahkan inviteBBM: 2B118e57  WA:085795719773 atau klik disini

KTT Butuh Sekitar 600 CPNS Baru

Kepala BKD KTT, Iwanto S.Sos mengatakan saat ini KTT membutuhkan sekitar 600 CPNS untuk mengisi berbagai formasi di SKPD. Bahkan sejak 2015, BKD KTT telah mengajukan 600 formasi ke Kemenpan RB RI yang diketahui oleh BKN RI, untuk mencukupi kebutuhan PNS KTT yang akan melaksanakan pelayanan publik.

“Memang kita butuh 600 ASN. Untuk mengisi kekosongan pos-pos pelayanan publik, yang memang fungsinya untuk melayani masyarkat,” jelasnya, beberapa hari lalu.

Lanjutnya, saat ini KTT telah mempunyai sekitar 1.600-an CPNS untuk berbagai formasi yang tersebar, di 28 SKPD, namun masih kekurangan untuk mengisi pos-pos pelayanan publik di KTT. Pengisian kebutuhan akan 600 PNS tersebut sempat terkendala oleh adanya kebijakan moratorium, atau penundaan perekrutan CPNS yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia, Jokowi melalui Kemenpan RB.

“Jumlah PNS itu, setelah dilakukan pembersihan data di BKN, yang dilakukan secara online melalui pendaftaran ulang PNS secara online mencakup seluruh Indonesia, termasuk KTT. Kita memang tidak bisa pungkiri butuh 600 PNS,” jelasnya.

Untuk itu, BKD KTT akan menunggu, dan menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan pemerintah pusat selanjutnya, hingga moratorium tersebut dicabut. Formasi tersebut tidak akan diajukan kembali oleh BKD pada 2016 ini, karena telah diajukan pada 2015 lalu.

“Kami serahkan semua pada pemerintah, apakah akan mengabulkan semua atau hanya sebagian. Kalau kita berharap agar dikabulkan semua, karena kebutuhannya segitu,” akhirnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *