Pemrov Sulut Mempersiapkan Sekitar 42 Ribu Kuota CPNS di Tahun 2016

Info Pendaftaran CPNS – Pada tahun 2016 ini ada sebanyak 65 ribu PNS dan Tersebar di 15 kabupaten/kota di Sulut. Jumlah ini ternyata belum cukup. Informasi diperoleh, masih dibutuhkan ribuan abdi Negara baru. Masyarakat Sulut yang berkeinginan untuk menjadi PNS tahun ini punya kesempatan besar. Khusus Pemprov Sulut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut mencatat, sekira 279 PNS akan pensiun tahun ini. “Secara resmi belum ada pemberitahuan dari pusat terkait penerimaan CPNS. Namun, kami telah mengirimkan usulan sekira 300-an. Dasarnya jumlah PNS yang akan pensiun,” kata Kepala BKD Sulut Dra Femmy Suluh MSi, kemarin.

Kebutuhan CPNS 2016

Lebih rinci, Suluh menyebut prioritas Pemrov Sulut dalam penerimaan CPNS kali ini, di antaranya bidang akuntan, auditor, IT, hukum, juga yang di bagian teknis. “Selain itu, ada juga spesifikasi-spesifikasi lainnya. Yang pasti, kami telah usulkan dan disusun sesuai dengan analisis beban kerja struktur organisasi yang ada,” ungkapnya. Ia mengakui, adanya informasi penerimaan CPNS tahun ini. Meski sifatnya terbatas. “Namun, kami terus mengusulkan. Belum tentu juga tidak ada penerimaan tahun ini. Yang ada, belum ada informasi resminya. Mungkin, bulan depan, atau dua bulan depan penerimaan CPNS-nya akan dibuka,” jelasnya.

Meski begitu, katanya, yang pasti saat ini, masih ada alokasi CPNS untuk lulusan sekolah ikatan dinas seperti BMKG, IPDN, BPS, STAN, dokter, dan lainnya. “Nah, kalau jalur kedinasan pasti akan dibuka tahun ini, kemungkinan Juli, September, Oktober. Karena itu, sudah merupakan agenda tiap tahun. Sulut juga butuh CPNS dari jalur kedinasan, untuk alokasi kami tidak tentukan. Yang pasti, lebih banyak lebih baik. Untuk jalur umum mungkin masih moratorium. Namun, itu tidak diberlakukan untuk jalur kedinasan,” terangnya. Selain Pemprov, 15 kabupaten/kota di Sulut turut melakukan kajian untuk penambahan CPNS. Ada sekira 8.000-an CPNS yang akan diterima berdasarkan data kebutuhan dari masing-masing BKD kabupaten/kota. Kota Manado misalnya. Pada 2015 lalu, sudah mengusulkan penambahan sekira 2.300 pegawai baru.

Demikian juga Kabupaten Sitaro. Butuh sekira 1.500 pegawai. Meski hitungannya untuk lima tahun. Tidak hanya kepulauan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ikut menyatakan kesiapannya membuka rekrutmen CPNS. Sebanyak 170 kursi  yang dibutuhkan.  Sebagaimana penuturan Kepala BKDD Drs Roy Tiwa. “Dari  ratusan kursi yang dibutuhkan, tenaga teknis mendominasi. Usulan sudah melalui tahapan aplikasi e-formasi. Sesuai Anjab, 170 formasi ini sangat dibutuhkan.  Tenaga teknis 110 kursi, guru 38 kursi, kesehatan 22 kursi. Tenaga teknis didominasi sarjana ekonomi.  Mereka akan ditempatkan di 17 kecamatan sebagai tenaga administrasi,” ujar Tiwa.

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Bolaang Mongondow (Bolmong) juga siap membuka rekrutmen. Boltim mengajukan kuota sekira 465 kursi. “Untuk tahun depan kami usulkan 465 kursi. Itu sudah termasuk kategori II sebanyak 123 kursi dan umum sebanyak 342 kursi,” kata Kepala BKDD Boltim Drs Darwis Lasabuda. Lanjutnya, untuk usulan lima tahunan ke depan, Boltim masih membutuhkan sekira 1.670 ASN. “Itu sudah sesuai dengan kebutuhan daerah Boltim. Karena jumlah ASN Boltim saat ini hanya sekira 2.048 orang. Itu masih sangat kurang dibandingkan dearah lain,” ujar Lasabuda Sementara Kabupaten Bolmong menurut Sekretaris BKD Bolmong Leksi Paputungan, kebutuhan pegawai didominasi tenaga pendidikan dan kesehatan. Hingga kini guru yang dibutuhkan untuk menunjang pendidikan di Bolmong berjumlah sekira 400 orang. Di sisi lain, pemerintah juga mengalami krisis tenaga dokter. Beberapa Puskesmas di Kabupaten Bolmong nyaris tidak mempunyai dokter. “Kita tentunya sangat berharap besar pada perekrutan pegawai tahun mendatang agar diberikan kuota yang banyak,” harap Leksi.

Rencananya, formasi yang dibuka khusus untuk tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan penegak hukum. Adapun tenaga kesehatan terdiri dari bidan PTT, dokter PTT, perawat, tenaga kesehatan lainnya. Kuota yang disiapkan sekitar 42 ribu. Formasi tenaga pendidik diprioritaskan untuk guru 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Jumlahnya, sekitar 3.000-an. Formasi tenaga penegak hukum sekitar 1.000-an. Selain tiga formasi tersebut, pemerintah juga mengalokasikan untuk lulusan sekolah ikatan dinas sekitar 5.000-an. Sekolah ikatan dinas ini, antara lain, Sekolah Tinggi Sandi Negara milik Lemsaneg, Sekolah Tinggi Intelegen (BIN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (BPS), serta sekolah untuk penjaga sipir/lapas dan imigrasi (Kementerian Hukum dan HAM). Selain itu, ada juga sekolah D2 dan D3 Perpajakan milik Kementerian Keuangan, sekolah pengamat gunung berapi (BMKG), dan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN).

One thought on “Pemrov Sulut Mempersiapkan Sekitar 42 Ribu Kuota CPNS di Tahun 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *