Akibat Pembakaran Rutan, DPR Minta MenPAN-RB Moratorium CPNS Di Cabut

Jakarta – Info terbaru dari penerimaan cpns 2016. Dampak kerusuhan atas razia Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) di rutan Malabero Bengkulu hingga terjadi pembakaran pada Jumat (25/3) lalu membuat parlemen Senayan buka suara.
Wakil Ketua Fraksi Gerindra di DPR, Sufmi Dasco menyatakan sudah saatnya pemerintah melalui kemenkumHAM melakukan evaluasi serius terhadap pihak-pihak terkait agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi.

Sufmi melanjutkan, masalah utama di LP adalah tidak sebandingnya jumlah warga binaan dengan jumlah pegawaai lapas. Ia menambahkan, selain kemenkumHAM, KemenPAN-RB juga seharusnya di ikutsertakan.
“Kondisi ini semakin parah setelah Menpan RB Yuddy Chrisnandi menerapkan moratorium (penundaan) penerimaan CPNS, padahal jumlah warga binaan kasus narkoba terus membludak, hingga saat ini, jumlah tahanan dan narapidana kasus narkotik sebanyak 29,34 persen dari total penghuni 173 ribu lebih,” katanya kepada Kriminalitas.com, Minggu (27/3).

Jadi, Wakil Ketua MKD DPR RI ini menegaskan, penambahan pegawai lapas sangat dibutuhkan. Menurutnya, skala yang terbai adalah 1 sipir mengawasi 25 warga binaan.
“Satu-satunya jalan untuk bersihkan LP dari Narkoba adalah penambahan signifikan jumlah pegawai LP. Setidaknya quota jumlah pegawai 1 berbanding 25 orang, baru pengawasan biar efektif. Menpan RB harus buat kebijakan khusus soal LP , sebab jika terus dibiarkan maka LP justru akan menjadi surga bagi pecandu narkoba,” pungkasnya.

Dapatkan info penerimaan CPNS 2016 & kisi – kisi soal CPNS beserta jawaban dan pembahasan setiap jawaban dan juga tryout CAT CPNS silahkan klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *