Komisi III DPR Meminta Moratorium untuk CPNS Imigrasi 2016 Dicabut

Dapatkan info penerimaan CPNS 2016 & kisi – kisi soal CPNS terlenghap beserta jawaban dan pembahasan setiap jawaban dan juga tryout CAT CPNS silahkan invite BBM: 2B118e57 WA:085795719773 atau klik disini

Info Pendaftaran CPNS – Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi segera mencabut moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu penyebab lima orang warga negara China berhasil memasuki area proyek di sekitar Landasan Udara Militer Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (26/4).

“Seminggu kemarin kami melakukan penelusuran informasi secara intensif dan dapat disimpulkan akar masalahnya tidak lain soal minimnya jumlah sumber daya manusia di Ditjen Imigrasi,” kata Sufmi dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (6/5).

Dia menyatakan, saat ini jumlah pegawai di Ditjen Imigrasi sekitar 7.000 orang. Menurutnya, angka tersebut terlalu kecil dan menyulitkan Ditjen Imigrasi dalam mengawasi pergerakan warga negara asing.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara, Pelabuhan dan Pos Lintas Batas Negara di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Papua, NTT, serta pulau-pulau terluar, mengalami kekosongan dan kekurangan pejabat imigrasi.

“Bandingkan dengan Malaysia yang wilayahnya lebih kecil dari Indonesia, pegawai imigrasinya ada 12.000 orang, bahkan Singapura punya 6.000 orang,” ucap politikus Partai Gerindra itu.

Oleh karena itu, menurutnya, penambahan pegawai Ditjen Imigrasi adalah syarat mutlak perbaikan kinerja. Minimal, Indonesia memiliki 20.000 pegawai untuk mengawasi seluruh wilayah.

“Menpan RB harus mencabut moratorium penerimaan CPNS di Ditjen Imigrasi,” tutur Sufmi.

Sebelumnya, lima orang warga negara China berinisial CQ, ZH, XW, WJ dan GL, diamankan setelah ada laporan dari TNI Angkatan Udara ketika melakukan pengeboran untuk mengambil sampel tanah terkait pembangunan proyek kereta cepat, Selasa (26/4).

Komandan Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Kolonel Penerbang Sri Mulyo Handoko mengatakan lima warga negara China yang ditangkap kemarin memasuki wilayah milter kekuasaannya dengan menjebol pagar tol Halim Perdanakusuma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *